ANALISIS MODEL PENAMPUNGAN LIMPASAN HUJAN DENGAN EMBUNG LAHAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRITIS TERASERING

Run off Recharge Embung Lahan Model Analysis at Critical Watershed

Authors

  • I Dewa Gede Jaya Negara Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram
  • Anid Supriyadi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram
  • Salehudin Salehudin Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram
  • Nurun Ainudin Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Keywords:

Embung Lahan, Peresapan, Terasering, Limpasan

Abstract

Rusaknya daerah aliran sungai (DAS), sering kali ditunjukkan oleh adanya penurunan sumber air  di sungai, aliran air sungai keruh di musim hujan dan hilangnya sumber-sumber air permukaan. Pemanfaatan DAS hulu untuk pertanian dapat menjadi  penyebab terjadinya kerusakan resapan DAS tersebut. Perbaikan kondisi sumber air di DAS dengan peningkatan resapan air hujan perlu dilakukan pada petak lahan, agar limpasan hujan selesai diresapkan di petak lahan. Untuk itu uji embung lahan sebagai media peresapan limpasan hujan dipetak lahan perlu dilakukan agar limpasan tidak terbuang ke sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji embung lahan (EL) di petak lahan terasering dan  pengaruhnya terhadap variasi intensitas hujan,  luas lahan dan kemiringan terhadap potensi limpasan yang terjadi. Uji dilakukan dengan media uji lahan terasering  berukuran A1= 150 cm x 100 cm, A2=150 cm x 80 cm, A3=150cm x 60 cm dan A4= 150 cm x 40 cm dengan kadar air 20%, pada  intensitas hujan yang uji I1=  64,38 mm/jam, I2=30,69mm/jam dan I3=12,35 mm/jam. Pengujian dilakukan selama 1-2 jam sampai limpasan dipetak lahan terjadi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa,limpasan hujan akan semakin besar  terjadi pada intensitas hujan yang semakin besar dan pada  kemiringan terasering yang semakin besar. Pada  intensitas I2 dan I1, limpasan hujan terjadi dan pada intensitas I3, limpasan belum terjadi sigifikan. Selain itu pada luas terasering yang semakin besar, limpasan yang dihasilkan juga semakin besar. Dengan ukuran panjang dan lebar EL yang diperlukan masing-masing  lahan 1/10 dari panjang lahan  dan  1/20 dari lebar lahan. Jumlah EL terpasang dilahan disesuaikan dengan potensi limpasan yang akan ditampung.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-09-03

How to Cite

Negara, I. D. G. J., Supriyadi, A., Salehudin, S., & Ainudin, N. (2018). ANALISIS MODEL PENAMPUNGAN LIMPASAN HUJAN DENGAN EMBUNG LAHAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRITIS TERASERING: Run off Recharge Embung Lahan Model Analysis at Critical Watershed. Spektrum Sipil, 5(1), 70–79. Retrieved from https://spektrum.unram.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/135

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.