PENGARUH DEBIT AIR TERHADAP PERILAKU EROSI DAN IMPLIKASI TERHADAP POTENSI KERUSAKAN INFRASTRUKTUR (STUDI KASUS: SUNGAI APIT AI KECAMATAN LANTUNG KABUPATEN SUMBAWA)

The Impact of Water Discharge on Erosion Behavior and Implications on Potential Infrastructure Damage (Case Study: Apit River, Lantung District, Sumbawa Regency)

Authors

  • Adi Mawardin Universitas Teknologi Sumbawa
  • M Herul Arta Aryan Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.29303/spektrum.v11i2.354

Keywords:

Debit, Erosi, Sungai, Kala ulang, HEC-RAS

Abstract

Erosi sungai disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah debit air. Debit air sungai merupakan volume air yang mengalir dalam satu satuan waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit air di Sungai Apit Ai berdasarkan data curah hujan selama periode 2014 hingga 2023. Data curah hujan diperoleh dari tiga stasiun pengamatan, yaitu Semongkat, Rea Atas, dan Pungkit, yang mewakili luas DAS dengan metode Thiessen. Analisis data menggunakan Distribusi Log Person Tipe III menghasilkan nilai curah hujan kala ulang untuk periode 2, 5, 10, 50, dan 100 tahun, dengan intensitas curah hujan tertinggi pada kala ulang 100 tahun sebesar 126,28 m³/detik. Data debit ini kemudian dimasukkan ke dalam perangkat lunak HEC-RAS. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa debit tertinggi tercatat pada kala ulang 100 tahun dengan tinggi muka air yang dihasilkan berkisar antara 6,18 hingga 6,21 meter. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengelolaan sumber daya air dan mitigasi risiko banjir di wilayah tersebut. Sebagai langkah mitigasi terhadap erosi di Sungai Apit Ai, direkomendasikan pemasangan beronjong pada tepi sungai yang rentan terhadap erosi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryani, I., Ichwana, I., & Devianti, D. (2022). Perkiraan Erosi dan Sedimen Menggunakan Erosion Potential Method (EPM) Pada Sub DAS Krueng Jreu. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(4), 905-911. Retrieved from https://jim.usk.ac.id/JFP/article/view/21822/10614.

Asdak, C. (2014). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Asdak, C. (2022). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai: Edisi Revisi. Yogyakarta: UGM Press.

Barokah, I., & Purwantoro, D. (2014). Pengaruh variasi debit aliran terhadap gerusan maksimal di bangunan jembatan dengan menggunakan program HEC-RAS. INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur, 10(2). 175-184. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/inersia/article/view/9965/7862.

Hardiyatmo, H. C. (2012). Tanah Longsor dan Erosi Kejadian dan Penanganannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Limantara, L. M. (2018). Rekayasa Hidrologi. Yogyakarta : Penerbit ANDI.

Pambudi, A. S., Moersidik, S. S., & Karuniasa, M. (2021). Analisis Sebaran Limpasan Permukaan pada Sub DAS Lesti Sebagai Pertimbangan Konservasi Hulu DAS Brantas. Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 12(2), 104-115. Retrieved from https://jurnalpengairan.ub.ac.id/index.php/jtp/article/view/548.

Rau, M. I., Pandjaitan, N., & Sapei, A. (2015). Analisis Debit Sungai dengan Menggunakan Model SWATpada DAS Cipasauran, Banten. Jurnal Keteknikan Pertanian, 3(2). 113-120. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/jtep/article/view/10838.

Suprapto, B., & Noerhayati, E. (2022). Model Reduksi Erosi Dan Sedimentasi Daerah Aliran Sungan (DAS) Brantas Hulu Sebagai Usaha Konservasi Lahan Dan Sumberdaya Air. Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal), 12(2), 125-133. https://jim.unisma.ac.id/index.php/ft/article/view/23341/17483.

Sutrisno, A. J., & Arifin, H. S. (2020). Analisis Prediksi dan Hubungan antara Debit Air dan Curah Hujan pada Sungai Ciliwung di Kota Bogor. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 10(1), 25-33. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/jpsl/article/view/17063.

Triatmodjo, B. (2016). Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset.

Triatmodjo, B. (1996). Hidraulika I. Yogyakarta: Beta Offset.

Triatmodjo, B. (2014). Hidraulika II. Yogyakarta: Beta Offset.

Wasono, A., Sari, Y. K., Sangkawati, S., & Nugroho, H. (2023). Analisis Erosi Sub-DAS Bendungan Way Sekampung Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 21(2), 191-196. Retrieved from https://iptek.its.ac.id/index.php/jats/article/view/15602.

Yulistianto, B. (2019). Hidraulika Saluran Terbuka. Yogyakarta: Beta Offset.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Mawardin, A., & Arta Aryan, M. H. (2024). PENGARUH DEBIT AIR TERHADAP PERILAKU EROSI DAN IMPLIKASI TERHADAP POTENSI KERUSAKAN INFRASTRUKTUR (STUDI KASUS: SUNGAI APIT AI KECAMATAN LANTUNG KABUPATEN SUMBAWA): The Impact of Water Discharge on Erosion Behavior and Implications on Potential Infrastructure Damage (Case Study: Apit River, Lantung District, Sumbawa Regency). Spektrum Sipil, 11(2), 169–177. https://doi.org/10.29303/spektrum.v11i2.354

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.