ANALISA DERAJAT KEJENUHAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (Studi Kasus Jalan Kyai Muntang Wonosobo)

Analysis of the Degree of Saturation and Vehicle Operational Costs (Case Study of Kyai Muntang Road, Wonosobo)

Authors

  • Bariatul Muyassaroh Universitas Sains Al-Qur'an Wonosobo
  • Nur Rizka Ummul A Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo
  • Azza Maulani S Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo

DOI:

https://doi.org/10.29303/spektrum.v11i2.366

Keywords:

Hambatan samping, Derajat kejenuhan, Biaya operasional kendaraan

Abstract

Hambatan samping dapat menyebabkan penurunan kecepatan lalu lintas, yang selanjutnya menimbulkan terjadinya kemacetan lalu lintas. Hambatan samping yang dimaksud adalah pejalan kaki/pedestrian, kendaraan parkir/berhenti, kendaraan keluar/masuk dan kendaraan lambat. Faktor hambatan samping yang paling besar menyebabkan kemacetan adalah yang faktor disebabkan oleh parkir kendaraan dan kendaraan keluar masuk. Penurunan kecepatan kendaraan akibat kemacetan berdampak pada peningkatan waktu dari waktu tempuh yang seharusnya. Ketika terjadi kemacetan pada suatu lajur, maka terjadi kerugian waktu tempuh yang dialami oleh para pengendara. Meningkatnya BOK (biaya operasional kendaraan) perkotaan akan berakibat pada peningkatan biaya kemacetan yang berkaitan dengan nilai kegiatan masyarakat perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa akibat pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan pada ruas jalan dan perbandingan biaya operasional kendaraan tersebut berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Berdasarkan hasil analisis perhitungan nilai derajat kejenuhan 1,22 dimana angka tersebut sudah termasuk jenuh, sehingga kecepatan yang dihasilkan kendaraan tergolong lambat. Derajat kejenuhan 1,22 memiliki indeks tingkat pelayanan F : kondisi arus lalu lintas yang terhambat, kecepatan rendah, volume di bawah kapsitas, banyak berhenti. Besarnya kerugian BOK akibat aktivitas dibadan jalan mencapai 3%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statitistik. (2022). Kabupaten Wonosobo dalam Angka 2022, Wonosobokab bps. Available at: https://wonosobokab.bps.go.id/.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Anom Hendrajaya, A. A Putu. (2013). Analisa Kinerja Ruas Jalan Diponegoro-Denpasar dan Pengaruhnya Terhadap Biaya Operasi Kendaraan (Studi Kasus: Sebelah Barat Pasar Sanglah). Universitas Ngurah Rai.

Pradana, M. F., Budiman, A., & Imbar, M. P. (2019). Analisa Kinerja Ruas Jalan dan Pengaruhnya terhadap Biaya Operasional Kendaraan Beserta Nilai Waktu di Kota Cilegon. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 4(1), 10-19. https://doi.org/10.52447/jkts.v4i1.1424.

Bolla, M. E., Bella, R. A., & Kore, D. M. H. (2017). Biaya Transportasi Akibat Adanya Parkir Di Badan Jalan. Jurnal Teknik Sipil, 6(2), 173-186. https://doi.org/10.35508/jts.6.2.173-186.

Tyas, S. A. K., & Priyanto, S. (2005). Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kapasitas Jalan (Studi Kasus di Ruas Jalan Dr. Rajiman depan Pasar Klewer). Simposium VIII FSTPT. Palembang.

Downloads

Published

2024-10-04

How to Cite

Muyassaroh, B., Ummul A, N. R., & Maulani S, A. (2024). ANALISA DERAJAT KEJENUHAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (Studi Kasus Jalan Kyai Muntang Wonosobo): Analysis of the Degree of Saturation and Vehicle Operational Costs (Case Study of Kyai Muntang Road, Wonosobo). Spektrum Sipil, 11(2), 128–138. https://doi.org/10.29303/spektrum.v11i2.366

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.