ANALISIS PERHITUNGAN BESARAN DEBIT KETERSEDIAAN AIR DENGAN METODE MOCK PADA DAS-DAS YANG TERUKUR AWLR DI WILAYAH SUNGAI LOMBOK

Analysis of Water Discharge Quantity Calculation with Mock Method on DAS Measured AWLR in Lombok River Area

Authors

  • Baiq Ratih Sagita P Universitas Mataram
  • Atas Pracoyo Universitas Mataram
  • Sasmito Soekarno Universitas Mataram

Keywords:

Model Mock, Regresi Linier Berganda, Besaran Debit Ketersediaan Air

Abstract

Model Mock adalah salah satu cara perhitungan aliran sungai dengan menggunakan curah hujan, evapotranspirasi, dan karakteristik hidrologi daerah pengaliran untuk menaksir besarnya debit sungai jika data yang tersedia tidak lengkap. Model Mock merupakan model simulasi yang relatif sederhana dan cukup baik dalam penaksiran debit sungai dengan interval waktu setengah bulanan. Dalam pengembangannya model ini banyak digunakan untuk aplikasi pengembangan sumberdaya air seperti irigasi dan penyediaan air baku. Perlu adanya studi untuk mengetahui parameter - parameter apa saja yang mempengaruhi besarnya aliran. Untuk menentukan berapa nilai parameter- parameter tersebut sebelumnya dilakukan analisis rerata curah hujan dengan menggunakan metode Polygon Thiessen karena data curah hujan tersebut digunakan sebagai data masukan pada Model Mock. Data-data tersebut diolah dengan cara coba - coba hingga didapatkan hasil parameter yang realistis yaitu nilai R dan VE. Kemudian hasil yang didapat tersebut diregresi dengan regresi linier berganda dengan memanfaatkan fasilitas pada microsof excel 2007 untuk mengetahui seberapa besar pengaruh parameter-parameter Model Mock terhadap besaran debit ketersediaan air di Wilayah Sungai Lombok. Hasil analisis dengan Model Mock dari tahun 2002 sampai dengan 2016 pada pos AWLR di Wilayah Sungai Lombok diperoleh besaran debit ketersediaan air yang dihasilkan oleh Model Mock lebih besar dibandingkan dengan besaran debit ketersediaan air yang diperoleh dari BISDA. Dari hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan BF = - (8,678E+14) + (1,283E+13)A – (3,38E+12)Eto + 0,097P - (2,746E+13)L dan DRO = - (6,699E+13) + (9,904E+11)A - (2,609E+11)Eto + 0,130P - (2,12E+12)L. Hal ini dapat menjelaskan bahwa variabel yang terdiri dari luas, evapotranspirasi, curah hujan, dan panjang sungai sangat berpengaruh terhadap besaran debit ketersediaan air. Dari analisis dengan Model Mock dapat diketahui bahwa parameter-parameter Model Mock seperti i, ISM, SMC, SS, dan k sangat berpengaruh terhadap besar maupun kecilnya debit ketersediaan air di Wilayah Sungai Lombok.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-09-03

How to Cite

Sagita P, B. R., Pracoyo, A., & Soekarno, S. (2018). ANALISIS PERHITUNGAN BESARAN DEBIT KETERSEDIAAN AIR DENGAN METODE MOCK PADA DAS-DAS YANG TERUKUR AWLR DI WILAYAH SUNGAI LOMBOK: Analysis of Water Discharge Quantity Calculation with Mock Method on DAS Measured AWLR in Lombok River Area. Spektrum Sipil, 4(2), 128–141. Retrieved from https://spektrum.unram.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/119

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.