INDEKS KEKERINGAN HIDROLOGI BERDASARKAN DEBIT (STUDI KASUS DAERAH ALIRAN SUNGAI SIDUTAN)

Hydrology Drought Index Based on Discharge (Case Study Sidutan Watershed)

Authors

  • Muh Bagus Budianto Mataram University
  • IB Giri Putra Universitas Mataram
  • Humairo Saidah Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/spektrum.v7i2.178

Keywords:

Kekeringan, Flow Duration Curve (FDC), Indeks Kekeringan Hidrologi

Abstract

 

Kekeringan adalah salah satu bencana yang terjadi secara alamiah. Salah satu indikator kekeringan adalah berkurangnya curah hujan yang mengakibatkan penurunan debit sungai, danau dan air tanah yang akan menyebabkan terjadinya kekeringan hidrologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit andalan dan indeks kekeringan hidrologi. Metode yang digunakan untuk menganalisis debit andalan adalah metode Flow Duration Curve (FDC). Indeks kekeringan hidrologi ditentukan dengan membandingkan volume defisit dengan debit ambang batas (Q80). Hasil analisis debit andalan Q80 yaitu berkisar antara 0.10 m3/s sampai dengan  1.5 m3/dt dan nilai debit normal Q50 sebesar 0.20 m3/dt sampai dengan 2.15 m3/dt. Hasil analisis durasi defisit dan volume defisit terbesar terjadi pada tahun 2016 dengan durasi defisit 8.5 bulan dengan  volume defisit 95.398 x 106 m3. Indeks kekeringan hidrologi menunjukan terjadinya kekeringan terparah terjadi pada tahun 2016 dengan nilai IKH berkisar antara -0.70 sampai dengan- 2.98 dengan kriteria terparah yaitu amat sangat kering.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2020-12-31

How to Cite

Budianto, M. B., Putra, I. G., & Saidah, H. (2020). INDEKS KEKERINGAN HIDROLOGI BERDASARKAN DEBIT (STUDI KASUS DAERAH ALIRAN SUNGAI SIDUTAN): Hydrology Drought Index Based on Discharge (Case Study Sidutan Watershed). Spektrum Sipil, 7(2), 115–125. https://doi.org/10.29303/spektrum.v7i2.178

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.