DURABILITAS MORTAR DENGAN REPLACEMENT BAHAN POZZOLAN TERHADAP LINGKUNGAN AGRESIF

Durability of Mortar with Replacement Pozzolan Material on the Agresive Environment

Authors

  • Miko Eniarti Universitas Mataram
  • Ngudiyono Ngudiyono Universitas Mataram
  • I Nyoman Merdana Universitas Mataram
  • Tri Sulistyowati Universitas Mataram
  • Shofia Rawiana Universitas Mataram
  • Rahma Dwi Natasya Universitas Mataram
  • Olan Maulana Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/spektrum.v12i1.379

Keywords:

Durabilitas, Pozzolan, Replacement, Lingkungan agresif

Abstract

Bahan pozzolan bisa digunakan sebagai salah satu material alternatif natural SCM (Suplementary Cementing Material) karena komponen utamanya adalah silika. Pemakaian bahan pozzolan (serbuk batuan silika, serbuk batu apung) sebagai replacement semen diharapkan dapat meningkatkan durabilitas mortar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang datanya dianalisis lebih lanjut secara deskriptif. Benda uji berbentuk kubus dengan panjang, lebar dan tinggi 50 mm. Pengujian yang dilakukan meliputi : konsistensi normal, waktu pengikatan (setting time), temperatur hidrasi, kuat tekan mortar, kadar klorida dan pengujian pH. Persentase  replacement semen oleh pozzolan adalah 15% dari berat semen, sedangkan nilai faktor air semen 0,5 dan sebagai pembanding dibuat mortar tanpa bahan pozzolan.  Perawatan benda uji dilakukan dengan merendam benda uji selama  28 hari pada kondisi air normal dan 90 hari pada lingkungan agresif (air laut dan larutan asam sulfat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak lingkungan agresif mortar tanpa pozzolan, replacement pozzolan serbuk batu apung, replacement pozzolan serbuk batuan silika  kuat tekan berturut-turut  16,60 Mpa, 20,6 MPa, 23,16 Mpa diekspose air laut nilainya paling rendah. Mortar yang diekspose larutan asam sulfat berturut turut 22,11 MPa, 25,47 MPa, 28,39 MPa. Mortal pada kondisi normal kuat tekannya paling tinggi, yaitu 23,45 MPa, 26,69 MPa, 29,09 MPa. Konsistensi normal mortar dengan replacement pozzolan jumlah airnya meningkat hingga 6,22 % dan setting time meningkat hingga 41,46 %. Sebaliknya untuk temperatur hidrasi,  puncaknya terjadi pada pasta semen murni pada suhu 38oC.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Society for Testing Materials. (1995). Standards in Building Codes, Vol. 1, 32 nd Edition. ASTM.

American Society for Testing Materials. (2002). ASTM C109/C 109M-02Standard Test Method for Compressive Strength of Hydraulic Cement Mortars (Using2-in. or 50-mm Cube Specimens). ASTM International. West Conshohocken. PA.

Anonim. (2002). Sulphate Resisting Cement and Concrete. Cement and Concrete Association of Australia. Australia.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 03-6825-2002. Metode Pengujian Kuat Tekan Mortar Semen Portland untuk Pekerjaan Sipil. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 03-6826-2002. Metode Pengujian Konsistensi Normal Semen Portland dengan Alat Vicat untuk Pekerjaan Sipil. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2004). SNI 15-2049-2004. Semen Portland. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Eniarti, M., Syahrony, M., Rawiana, S., Sulistyowati, T., & Rofaida, A. (2024). Pemanfaatan Campuran Serbuk Batu Apung dengan Abu Sekam Padi sebagai Pengganti Semen. Spektrum Sipil, 11(1), 19-28. https://spektrum.unram.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/341.

Fajrin, J., Permatasari, I., Hariyadi, H., Eniarti, M., Suparjo, S., & Pathurahman, P. (2023). Kuat Tarik dan Lentur Komposit Polyester-Abaka yang Diekspose pada Lingkungan Agresif. Spektrum Sipil, 10(1), 1-11. https://spektrum.unram.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/281.

Fajrin, J., Sugiartha, I. W., Khatimah, K., & Johar, A. J. (2023). Durabilitas Komposit Epoksi-Sisal yang Diekspose pada Lingkungan Agresif. Spektrum Sipil, 10(2), 165-176. https://spektrum.unram.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/330.

Hayati, S., Muttaqin, M., & Saidi, T. (2019). Studi Pasta Semen Campuran Dengan Tanah Diatome, Journal of The Civil Engineering Student, 1(3), 127-123. https://jim.usk.ac.id/CES/article/viewFile/8539/7046.

Kencanawati, N. N. (2014). Pengaruh Carbondioksida (CO2) terhadap Durabilitas Beton, Spektrum Sipil, 1(2), 163-168. https://spektrum.unram.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/70.

Mehta, P.K. (1988). Durability of Concrete Exposed to Marine Environment a Fresh Look, ACI - SP 109 - 1, Concrete in Marine Environment Proceedings, 2nd International Conference, Canada.

Mehta, P.K. and Monteiro, P.J.M. (2006). Concrete, Mac-Graw Hill, USA, pp. 121-198.

Mulyono, T. (2004). Teknologi Beton, Andi Publishing, Yogyakarta.

Murdock, L.J. and Brook, K.M. (1981). (diterjemahkan oleh Ir. Stephanus Hindarko), Bahan dan Praktek Beton, Erlangga, Jakarta.

Putra, D. (2006). Penambahan Abu Sekam Pada Beton Dalam Mengantisipasi Kerusakan Akibat Magnesium Sulfat Pada Air Laut. Jurnal ilmiah teknik sipil, 10(2), 195-203. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jits/article/view/3439/2473.

Roni, S., Olivia, M., & Wibisono, G. (2021). Durabilitas Beton Bertulang di Tanah Gambut Kabupaten Bengkalis. Jurnal Teknik, 15(1), 26 – 34. https://journal.unilak.ac.id/index.php/teknik/article/view/5194/2985.

Samekto, W., & Rahmadiyanto, C. (2001). Teknologi Beton, Kanisius, Yogyakarta.

Tjokrodimuljo, K. (1996). Teknologi Beton, Nafiri, Yogyakarta.

Downloads

Published

04/25/2025

How to Cite

Eniarti, M., Ngudiyono, N., Merdana, I. N., Sulistyowati, T., Rawiana, S., Natasya, R. D., & Maulana, O. (2025). DURABILITAS MORTAR DENGAN REPLACEMENT BAHAN POZZOLAN TERHADAP LINGKUNGAN AGRESIF: Durability of Mortar with Replacement Pozzolan Material on the Agresive Environment. Spektrum Sipil, 12(1), 1–11. https://doi.org/10.29303/spektrum.v12i1.379

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.